Novel Tapak Harimau Paderi mengandung bobot pembaharuan berupa gerakan reformis bahkan revolusioner yang diriset dengan teliti berlatarkan era yang paling menentukan menjelang Kemerdekaan Indonesia. Perang Paderi menarik untuk dipahami, bukan sekedar warisan kronik sejarah tetapi dilingkupi intrik politik, budaya, dekadensi moral dan perubahan oleh suku-suku yang di masa itu masih disebut Bangsa.