Membaca kembali tulisan-tulisan Emha Ainun Nadjib tahun 1970-anternyata relevansinya dengan zaman sekarang masih nyambung. Pada periode itu Emha masih sangat muda, tetapi sangat visioner. Melalui seluruh tulisannya dalam buku ini tampak konsistensi pemikirannya, konsistensi sikap, sekaligus keprihatinannya terhadap masalah sosial budaya dan politik bangsanya pada masa itu. Emha membuka tabir-ta…
Buku ini semula diterbitkan Zaituna, Hamas, dan Padhangmbulan tahun 1998. Tahun 2016 kemudian diterbitkan ulang oleh Bentang Pustaka. Atas pertimbangan relevansi tematik itulah yang membuat buku ini masih relevan dibaca kapan pun. Sebagai sebuah pengalaman empiris Cak Nun bertemu Soeharto untuk dibujuk “lengser”, buku ini menjawab persoalan samar-samar yang terjadi di lingkungan istana. Sid…